Ketogenic Diet Reviews

Pada artikel ketogenic diet for beginners kali ini, mari bersama-sama kita mereview sedikit tentang hal-hal yang terkait dengan ketogenic diet.

Dalam ketogenic diet reviews ini, ketogenic menawarkan semua manfaat unik yang bisa memerangi kegemukan, dan bahkan melemahkan sel kanker. Namun, bagaimana diet tipe ini mampu melakukannya?

Bagaimana Mengetahui Tubuh Sedang Dalam Ketosis?

Ketogenic diet berfokus pada peralihan fungsi metabolisme tubuh pada posisi ketosis. Posisi ini adalah posisi dimana tubuh dipaksa untuk membakar lemak alih-alih menggunakan karbohidrat yang ada sebagai energinya.

Salah satu dari tanda-tanda ini dapat mengindikasikan Anda dalam ketosis:

  • Nafsu makan berkurang dan tingkat energi meningkat.
  • Rasa haus dan buang air kecil meningkat.
  • “Nafas keto”, yang mungkin lebih jelas bagi orang lain daripada diri Anda sendiri.
  • Mulut kering atau rasa aneh di mulut Anda.

Di luar tanda dan gejala ini, Anda dapat mengukur tingkat ketosis Anda, menggunakan salah satu dari tiga metode berikut:

  • Strip urin khusus
  • Penganalisa nafas
  • Meter darah

Apakah Ketogenic Diet Aman Untuk Ginjal?

Orang sering bertanya-tanya tentang ini, karena keyakinan bahwa diet tinggi protein dapat berbahaya bagi ginjal. Namun, ketakutan ini hanya didasarkan pada dua kesalahpahaman:

  • Diet keto tinggi lemak, bukan protein.
  • Orang dengan fungsi ginjal normal menangani protein berlebihan dengan baik.

Jadi, tidak ada alasan untuk khawatir. Bahkan, diet keto bisa melindungi ginjal Anda, terutama jika Anda menderita diabetes.

Apakah Ketosis Aman Untuk Penderita Diabetes?

 

Diet keto yang menyebabkan ketosis pada umumnya adalah pengobatan yang sangat ampuh untuk membalikkan diabetes tipe 2.

Orang dengan diabetes tipe 1 dapat menggunakan keto atau diet rendah karbohidrat untuk secara signifikan meningkatkan kontrol gula darah mereka. Namun mereka biasanya selalu membutuhkan suntikan insulin, tetapi biasanya dosis keto jauh lebih rendah. Mereka harus berhati-hati untuk tidak mengambil dosis terlalu rendah dan berakhir dengan ketoasidosis, atau terlalu tinggi dan berakhir dengan keto.

Baik orang dengan tipe 1 dan tipe 2 dapat dengan cepat memerlukan pengurangan obat pada diet keto untuk menghindari hipoglikemia.